Bank Dirham Merupakan Salah Satu Pelopor Tabungan Dirham dan Deposito Dirham di Indonesia. Bank Dirham berdiri sejak mula Tahun 2013 menurut usulan salah satu masyarakat Indonesia yang telah rindu bakal kembalinya mata duit perak di Dunia terutama di Tanah Air Tercinta. Bank Dirham meluangkan jasa Jual-Beli Dirham, Koin Perak, Perak Batangan, Penitipan Perak Secara Online, Penitipan Tabungan Dirham dan Deposito Dirham.

Awal mulanya, Bank Dirham sendiri lokasi jual-beli Dirham, Koin Perak, Perak Batangan Lokal / Import dan Jasa Penitipan Perak yang Ada di Indonesia. Dalam Waktu dekat akan mengenalkan Penitipan Tabungan Dirham dan Deposito Dirham.

Penetapan Dirham dengan Berat 3.11 Gram atau setara 1/10 Troy Once (1oz) cocok dengan ketetapan Islamic Mint Nusantara. Walaupun demikian Bank Dirham pun menerima dirham yang di cetak tidak cukup dari standar tersebut laksana Dirham yang dikeluarkan oleh ANTAM, Gerai Dinar, dan Wakala Nusantara. Di samping itu, Bank Dirham pun menerima koin-koin perak (Silver Coin) yang di cetak dari luar negeri laksana American Eagle, Canadian Maple, Australian Perth Mint dan Chinese Panda serta produk koin atau silver mint lainnya. Hal ini dengan destinasi Sebagai format praktek utama menjalankan Dirham sebagai mata duit yang mempunyai sifat Universal. Bank Dirham menerima seluruh perak atau silver itu dan guna di lebur pulang dalam produk koin Dirham perak dengan standar Dirham yang diputuskan oleh Bank Dirham.

Mengapa memilih Dirham, Koin Perak, Perak Batangan sebagai format mata duit atau investasi Anda?

Seperti halnya emas, perak bahan dasar Dirham pun tidak tersentuh oleh inflasi atau deflasi pada tingkat yang setara dengan saham. Maka, Anda mengerjakan hal yang arif jika mengerjakan investasi menggunakan perak. Dalam sejarah mata duit dunia, Perak telah dipakai sebagai perangkat tukar uang sekitar berabad-abad. Mulai dari Kerajaan Romawi Alexander Yang Agung, Byzamtium Kristen hingga Khilafah Islamiyah Turki yang sudah selesai sejak Abad ke-19 Maka dari itu, perak tergolong jenis perangkat pertukaran yang tua sesudah Dinar yang berbahan dasar Logam Mulia Emas. Sebagaimana emas, nilai jual perak pun tidak diprovokasi oleh krisis global yang melanda perekonomian dunia. Investasi Perak tergolong aman dan menguntungkan sesudah emas.

Manakah yang beresiko Antara Emas dan Perak ?
Sebagai investor, di antara aspek yang kesatu kali mesti diperhatikan ialah risiko investasi tersebut sendiri. Emas dan perak mempunyai keterbatasan sebab keduanya berbentuk fisik. Jika mengerjakan investasi di kedua logam tersebut, mesti mempunyai tempat yang aman. Ada tidak sedikit fasilitas penyimpanan emas ataupun perak seperti di Pegadaian. Kelemahannya, menitipkan ke dalam brankas bakal dikenai ongkos penitipan.

Kira-kira manakah yang berisiko antara investasi emas dan perak? Untuk membalas pertanyaan tersebut, tidak dapat langsung segera diputuskan. Hal yang sangat memengaruhi ialah kejelian investor tersebut sendiri sebab adanya dinamika pasar yang dapat sangat fluktuatif.

Jika disaksikan dari likuiditas emas dan perak, emas lebih likuid sebab sebagian besar orang di Indonesia lebih menyenangi emas sebagai opsi investasi.
Jika kita bermain di trading, baik emas maupun perak, pun mempunyai risiko. Faktor yang sangat utama yang mesti diperhatikan ialah fluktuasi atau pergerakan harga di bursa. Perak ingin lebih fluktuatif dikomparasikan dengan emas.
Lantas, apakah investasi emas lebih disarankan? Tentu saja tidak. Sebab harga emas hari ini pun fluktuatif. Yang sangat penting di sini ialah kejelian dalam menilai kapan anda harus melakukan pembelian ataupun menjual. Jika tepat, investasi perak juga dapat maksimal.